lifestyle

Menata Ruang yang Kerap Terlupakan di Rumah

Jumat, 18 September 2026 | 17:50 WIB
Ilustrasi ruang tempat cucian (IKEA)

INFINITNEWS.ID - Tidak semua ruang yang terlupakan di rumah berarti jarang digunakan. Area laundry, sudut penyimpanan, gudang kecil, hingga ruang utilitas justru menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Namun, ruang-ruang tersebut kerap tidak mendapatkan perhatian yang sama dalam hal penataan dibandingkan ruang tamu, kamar tidur, atau dapur.

Melalui The Forgotten Rooms di IKEA Jakarta Garden City, IKEA Indonesia mengajak masyarakat melihat kembali fungsi ruang-ruang tersebut. Penataan tidak hanya dilihat dari tempat menyimpan barang, tetapi juga dari aktivitas yang berlangsung, barang yang dibutuhkan, serta alur perpindahan dari satu kegiatan ke kegiatan berikutnya.

Baca JBaca Juga: Bank Raya Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Berkelanjutan

Home Furnishing & Competence Development Leader IKEA Indonesia Ruth Panjaitan mengatakan, hasil kunjungan ke berbagai rumah menunjukkan setiap keluarga telah memiliki cara sendiri dalam mengatur ruang. Namun, masih ditemukan aktivitas yang membuat penghuni harus berulang kali mengambil, memindahkan, atau mencari barang.

“Di situlah kami mulai memahami bahwa penataan rumah bukan hanya soal tempat untuk menyimpan barang, tetapi juga tentang bagaimana ruang tersebut dapat membantu orang melakukan aktivitasnya,” ujar Ruth, Jumat (18/9)

Menurut dia, pengamatan melalui Home Visit IKEA dan wawasan dari Life at Home Report menjadi bagian dari upaya memahami kebiasaan masyarakat di dalam rumah. Pendekatan tersebut menempatkan aktivitas penghuni sebagai salah satu dasar dalam menentukan penataan ruang.

Area laundry menjadi salah satu contohnya. Persoalan di ruang tersebut tidak selalu berkaitan dengan ukuran ruangan atau keberadaan mesin cuci. Rangkaian kegiatan sebelum dan sesudah mencuci juga perlu diperhatikan, mulai dari mengumpulkan dan memilah pakaian, mencuci, mengeringkan, melipat, hingga menyimpannya kembali.

Baca Juga: Pramono Anung Bertolak ke New York Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani

Jika setiap tahapan tidak memiliki alur yang jelas, pakaian dan perlengkapan laundry dapat berpindah-pindah sebelum akhirnya kembali ke tempat semula. Ruangan pun dapat terasa merepotkan bukan semata karena ukurannya terbatas, melainkan karena penataannya tidak mendukung aktivitas.

Interior Design Leader IKEA Indonesia M. Yusuf Attorik mengatakan, masyarakat dapat mengubah cara berpikir ketika menata ruang.

“Ketika kita melihat barang, biasanya pertanyaannya ‘ini mau ditaruh di mana?’. Padahal kita bisa mulai dari pertanyaan lain: aktivitas apa yang dilakukan di sini, siapa yang menggunakannya, dan barang apa yang paling sering dibutuhkan?” kata Yusuf.

Dari pertanyaan tersebut, penghuni dapat menentukan barang yang perlu ditempatkan dalam jangkauan dan barang yang dapat disimpan lebih jauh. Pendekatan serupa dapat diterapkan pada area bawah tangga, garasi, gudang maupun sudut rumah.

Ruang vertikal, dinding, serta area di sekitar peralatan yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan untuk menambah kapasitas penyimpanan tanpa harus membuat ruang baru. Namun, pemanfaatan ruang tetap perlu mempertahankan area untuk bergerak dan melakukan aktivitas.

Baca Juga: Dave Laksono: KRI Sriwijaya Harus Perkuat Kemampuan Pertahanan Maritim Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini

Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah

Minggu, 20 September 2026 | 14:29 WIB

Menata Ruang yang Kerap Terlupakan di Rumah

Jumat, 18 September 2026 | 17:50 WIB

Mau Buka Usaha tapi Modal Tipis? Coba 7 Ide Kreatif Ini

Kamis, 10 September 2026 | 17:34 WIB