“Kami ingin anak-anak mengenal AI sebagai alat yang bisa membantu mereka belajar dan berkembang, tetapi tetap punya kemampuan untuk berpikir kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang mereka temukan,” tutur dia.
Bagi Polresta Cilacap, edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi tantangan keamanan di era digital. Perlindungan terhadap generasi muda tidak cukup hanya dilakukan di ruang nyata, tetapi juga perlu menyentuh ruang digital yang semakin lekat dengan kehidupan mereka.
Pesan yang dibawa dari kegiatan di SMAN 1 Kroya pun sederhana: AI boleh semakin canggih, tetapi kemampuan manusia untuk berpikir kritis tidak boleh tertinggal.