Menurut Counterpoint Research, Samsung diproyeksikan tetap memimpin pasar foldable pada 2026 dengan pangsa sekitar 32%, sedangkan Apple diperkirakan langsung mengambil sekitar 25% setelah memasuki pasar tersebut. Huawei juga masih menjadi pemain penting, khususnya di pasar China.
Apple Akhirnya Hadirkan iPhone Duo
Setelah bertahun-tahun menjadi bahan rumor, Apple akhirnya memperkenalkan perangkat foldable pertamanya yang diberi nama iPhone Duo pada acara 9 September 2026.
Perangkat tersebut dibanderol mulai US$1.999 untuk kapasitas 256 GB dan mencapai US$3.199 untuk varian 2 TB. iPhone Duo memiliki layar internal berukuran sekitar 7,6 inci dan layar eksternal 5,4 inci dengan bodi berbahan titanium.
Harga tersebut menjadikan iPhone Duo sebagai salah satu perangkat paling premium yang pernah diperkenalkan Apple. Pre-order dijadwalkan dimulai pada 16 Oktober, sementara penjualan perdana berlangsung pada 23 Oktober di Amerika Serikat dan lebih dari 70 negara lainnya.
Peluncuran tersebut juga menjadi momen penting bagi CEO baru Apple, John Ternus, yang baru menggantikan Tim Cook pada 1 September 2026. Karena itu, iPhone Duo bukan hanya produk baru, tetapi juga menjadi salah satu ujian awal bagi arah Apple di bawah kepemimpinan baru.
Saham Apple Menghadapi Efek “Sell the News”
Meski peluncuran iPhone Duo menjadi perhatian besar, reaksi pasar terhadap saham Apple tidak langsung positif. Saham Apple ditutup di sekitar US$315,34, turun 0,28% setelah acara peluncuran.
Pola tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Analis Bank of America Wamsi Mohan mencatat bahwa saham Apple pernah turun pada hari setelah peluncuran produk dalam 10 dari 24 acara sebelumnya.
Fenomena ini sering disebut sebagai “sell the news”, ketika investor yang telah membeli saham berdasarkan ekspektasi positif sebelum sebuah acara memilih merealisasikan keuntungan setelah katalis tersebut benar-benar terjadi.
Namun, secara historis, penurunan tersebut tidak selalu berlangsung lama. Data yang dikutip Yahoo Finance menunjukkan bahwa pergerakan saham Apple dalam pola serupa cenderung berbalik dalam rentang sekitar 30 hingga 60 hari.
Persaingan Foldable Jadi Katalis Baru
Persaingan antara Samsung dan Apple di pasar foldable menjadi menarik karena keduanya memiliki kekuatan yang berbeda.
Samsung memiliki pengalaman lebih panjang serta portofolio foldable yang sudah berkembang. Sementara itu, Apple mempunyai basis pengguna iPhone yang sangat besar dan ekosistem produk yang terintegrasi.
Jika Apple mampu meyakinkan pengguna iPhone untuk melakukan upgrade ke iPhone Duo, perangkat tersebut berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru. Sebaliknya, jika konsumen tetap memilih perangkat Samsung karena harga, pengalaman foldable, atau fleksibilitas Android, Samsung berpeluang mempertahankan keunggulannya.
Artikel Terkait
FTA Dukung RUU Dwikewarganegaraan, tapi Wanti-wanti Jangan Jadi “Hadiah Politik”
Kuasa Hukum Gus Alex Minta Hakim Panggil Jokowi sebagai Saksi ke Sidang Kuota Haji
Nelamayu dan Upaya Menghidupkan Kembali Tradisi Badabida lewat Ketan Hitam Sigi
Ivan Mamut Resmi Bergabung dengan Persija, Siap Berikan Kontribusi di Lini Depan
Mau Buka Usaha tapi Modal Tipis? Coba 7 Ide Kreatif Ini