INFINITNEWS.ID - Persaingan di industri smartphone semakin menarik setelah Samsung mengungkap adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna iPhone yang beralih ke perangkat foldable Galaxy. Momentum ini datang tepat ketika Apple akhirnya memasuki pasar smartphone lipat dengan memperkenalkan iPhone Duo pada September 2026.
Kondisi tersebut membuka babak baru persaingan dua raksasa teknologi. Samsung selama bertahun-tahun telah membangun posisi di pasar foldable, sementara Apple baru mulai masuk ke segmen tersebut.
Baca Juga: Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu di neobank, Bisa lewat ATM dan Indomaret
Bagi investor, perkembangan ini juga menjadi perhatian karena keberhasilan atau kegagalan produk foldable berpotensi memengaruhi prospek bisnis serta pergerakan saham kedua perusahaan.
Pengguna iPhone Mulai Beralih ke Samsung
Samsung menyebut tingkat perpindahan pengguna iOS ke seri Galaxy Z Fold8 mencapai 1,6 kali lebih tinggi dibandingkan tingkat perpindahan ke generasi Fold7 dan Flip7 tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa perangkat foldable Samsung mulai memiliki daya tarik yang lebih besar di kalangan pengguna iPhone.
Di Amerika Serikat, sekitar 30% pembeli Galaxy Z Flip8 disebut berasal dari pengguna perangkat merek lain. Menariknya, sebagian besar dari mereka merupakan konsumen yang baru pertama kali membeli smartphone foldable.
Samsung juga berupaya membuat proses perpindahan dari iPhone menjadi lebih mudah. Melalui pembaruan fitur Smart Switch, pengguna iPhone dapat memindahkan data ke perangkat Galaxy menggunakan pemindaian kode QR tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.
Langkah tersebut menjadi strategi penting bagi Samsung karena salah satu hambatan terbesar dalam berpindah ekosistem adalah proses transfer data dan adaptasi terhadap sistem operasi baru.
Baca Juga: Peluang Partai Demokrat pada Pemilu 2029 dan Strategi AHY Naikkan Elektabilitas
Samsung Punya Keunggulan sebagai Pelopor
Samsung mulai memasuki pasar foldable pada 2019 melalui Galaxy Fold. Artinya, perusahaan Korea Selatan tersebut memiliki pengalaman sekitar tujuh tahun dalam mengembangkan dan memasarkan perangkat dengan layar lipat.
Keunggulan sebagai pelopor memungkinkan Samsung memiliki waktu lebih panjang untuk mengembangkan desain, mekanisme engsel, software, serta pengalaman pengguna pada perangkat foldable.
Apple kini harus menghadapi tantangan untuk mengejar pengalaman tersebut. Namun, masuknya Apple ke pasar foldable juga dapat memperluas ukuran pasar secara keseluruhan karena basis pengguna iPhone yang sangat besar.
Artikel Terkait
FTA Dukung RUU Dwikewarganegaraan, tapi Wanti-wanti Jangan Jadi “Hadiah Politik”
Kuasa Hukum Gus Alex Minta Hakim Panggil Jokowi sebagai Saksi ke Sidang Kuota Haji
Nelamayu dan Upaya Menghidupkan Kembali Tradisi Badabida lewat Ketan Hitam Sigi
Ivan Mamut Resmi Bergabung dengan Persija, Siap Berikan Kontribusi di Lini Depan
Mau Buka Usaha tapi Modal Tipis? Coba 7 Ide Kreatif Ini