INFINITNEWS.ID - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan dan Idul Fitri 1448 Hijriah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan kalender tersebut, 1 Ramadan 1448 H bertepatan dengan Senin, 8 Februari 2027.
Penetapan melalui KHGT memungkinkan Muhammadiyah mengetahui tanggal-tanggal penting dalam kalender Hijriah jauh sebelum bulan tersebut berlangsung. Sistem ini menggunakan metode hisab hakiki kontemporer dengan perhitungan astronomi.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Austria 2026: Kualifikasi, Sprint, dan Race
Dalam kalender KHGT, Ramadan 1448 H berlangsung selama 29 hari. Hari terakhir Ramadan atau 29 Ramadan bertepatan dengan Senin, 8 Maret 2027. Dengan demikian, malam pertama Ramadan berlangsung sejak Ahad malam, 7 Februari 2027.
Umat Islam yang mengikuti penanggalan Muhammadiyah dapat melaksanakan salat Tarawih dan Witir mulai malam tersebut.
KHGT juga mencantumkan 17 Ramadan 1448 H sebagai Nuzulul Quran. Tanggal tersebut bertepatan dengan Rabu, 24 Februari 2027. Sementara itu, 1 Syawal 1448 H atau Idul Fitri ditetapkan Muhammadiyah jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.
Penetapan tersebut merupakan hasil penggunaan sistem kalender Muhammadiyah yang dirancang untuk memberikan kepastian tanggal secara global.
Muhammadiyah menjelaskan KHGT menggunakan prinsip keseragaman tanggal dan perhitungan astronomi dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Baca Juga: John Herdman Umumkan 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes Absen
Meski demikian, tanggal awal Ramadan dan Idul Fitri 1448 H yang berlaku sebagai keputusan pemerintah Indonesia belum ditetapkan.
Pemerintah memiliki mekanisme tersendiri untuk menentukan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.
Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat, awal bulan tersebut ditetapkan melalui Sidang Isbat dengan mempertimbangkan posisi hilal berdasarkan metode hisab dan rukyatulhilal.
Karena Ramadan 1448 H masih beberapa bulan lagi, pemerintah belum mengeluarkan keputusan final mengenai awal Ramadan maupun Idul Fitri tahun tersebut.
Dengan demikian, tanggal 8 Februari 2027 untuk awal Ramadan dan 9 Maret 2027 untuk Idul Fitri merupakan penetapan berdasarkan kalender KHGT Muhammadiyah, bukan keputusan resmi pemerintah Indonesia.