INFINITNEWS.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan tarif khusus LRT Jakarta sebesar Rp 8 selama delapan hari.
Tarif tersebut berlaku mulai Rabu (16/9), setelah LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Prabowo Hadiri Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai
Pramono mengatakan, kebijakan tarif khusus itu diberikan sebagai bagian dari sosialisasi layanan LRT Jakarta kepada masyarakat.
Melalui tarif tersebut, warga diharapkan dapat mencoba sekaligus merasakan kenyamanan menggunakan transportasi publik tersebut.
"Selama 8 hari, kami akan membebaskan bagi seluruh warga Jakarta yang akan menggunakan. Mulai sekarang setelah diresmikan Bapak Presiden, nanti akan beroperasi sepenuhnya, selama 8 hari tarifnya Rp 8 perak. Sebenarnya hampir saja gratis, Pak," kata Pramono dalam peresmian LRT Jakarta di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9).
LRT Jakarta kini menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai melalui lintasan sepanjang 12,2 kilometer. Jalur tersebut memiliki 11 stasiun, yakni Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Pramono menjelaskan, pembangunan LRT Jakarta dilakukan sepenuhnya oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta.
Baca Juga: LRT Kelapa Gading-Manggarai Diuji Coba, DPRD DKI Soroti Integrasi dan Kenyamanan
Proyek tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dengan nilai investasi mencapai Rp 12,1 triliun.
"LRT Jakarta sepenuhnya dibangun oleh Jakpro, BUMD. Dan sepenuhnya menggunakan dana APBD pemerintah DKI Jakarta," ujarnya.
Satu rangkaian atau trainset LRT Jakarta mampu mengangkut sekitar 270 penumpang. Setelah beroperasi penuh, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 80.000 orang per hari.
Perpanjangan jalur hingga Manggarai diharapkan memperkuat konektivitas transportasi publik Jakarta dan memudahkan masyarakat berpindah antarmoda.