Kasus ini bermula dari video Abah Setu yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, dia berbicara kepada jemaah dan menyinggung Nabi Muhammad SAW.
Abah Setu juga menyebut pengikutnya “terjebak syariat” hingga muncul pernyataan yang dinilai kontroversial dan diduga menghina Nabi.
Video itu kemudian memicu reaksi warga. Massa mendatangi Majelis Darul Nurul Hikam pada Senin (7/9) malam. Polisi kemudian melakukan klarifikasi dan mediasi untuk meredam situasi.