nasional

Hentikan Kekerasan Senior-Junior, Dave Laksono Dorong Penuntasan Kasus Serda Ahmad

Sabtu, 12 September 2026 | 16:47 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono (GOLKAR)

INFINITNEWS.ID - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Serda Ahmad. Peristiwa tersebut dinilai sangat memprihatinkan karena terjadi di lingkungan prajurit yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin, profesionalisme, serta kehormatan dalam menjalankan tugas.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Serda Ahmad. Peristiwa ini tentu sangat memprihatinkan, terutama bagi keluarga, rekan-rekan, dan seluruh lingkungan TNI. Kita berharap kejadian seperti ini tidak kembali terjadi dan kehidupan prajurit tetap berjalan dalam suasana disiplin, profesionalisme, serta saling menghormati,” kata Dave kepada infinitnews.id, Sabtu (12/9)

Baca Juga: Universitas Terbuka Raih Penghargaan Digital Innovation in Creative Industries 2026

Dave menegaskan, apa pun latar belakang yang mendasari peristiwa tersebut, tindakan kekerasan terhadap sesama prajurit tidak dapat dibenarkan, terlebih jika sampai menyebabkan hilangnya nyawa. Karena itu, proses penyelidikan perlu dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh untuk mengetahui rangkaian kejadian secara jelas.

“Terlepas dari apa pun latar belakangnya, kekerasan terhadap sesama prajurit tidak dapat dibenarkan. Yang paling penting sekarang adalah seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara terang melalui proses yang profesional dan objektif. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Dave.

Menurut Dave, peristiwa tersebut juga perlu dilihat sebagai momentum untuk mengevaluasi pembinaan dan penegakan disiplin di lingkungan satuan. Kehidupan militer membutuhkan disiplin dan ketegasan, namun penerapannya harus tetap berada dalam koridor aturan serta menghormati martabat setiap prajurit.

Baca Juga: Punya Uang Lebih Tiap Bulan? Ini Cara Menyimpannya lewat Deposito Bulanan

“Disiplin dan ketegasan merupakan bagian penting dalam kehidupan militer. Namun, keduanya tidak boleh menjadi alasan ataupun pembenaran bagi tindakan kekerasan. Karena itu, pembinaan prajurit perlu terus diperkuat agar disiplin berjalan seiring dengan profesionalisme, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama,” katanya.

Dave menambahkan, DPR akan mencermati penanganan perkara tersebut sesuai kewenangan DPR di bidang pertahanan. Menurutnya, penyelesaian perkara secara tuntas penting bukan hanya untuk memberikan kepastian terhadap proses hukum, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan prajurit ke depan.

“Komisi I DPR RI akan mencermati penanganan perkara ini sesuai kewenangan DPR di bidang pertahanan. Yang terpenting, kasus ini dapat ditangani secara tuntas dan menjadi pembelajaran untuk terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta pembinaan prajurit, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutup Dave.

Tags

Terkini

Polri Siapkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 | 15:45 WIB