• Selasa, 22 September 2026

KPS UT Rayakan HUT Pertama dengan 12 Program Kerja dan Penguatan Kolaborasi

Photo Author
Fadillah Azrah, infinitnews.id
- Kamis, 17 September 2026 | 13:41 WIB
Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Terbuka  (KPS UT)
Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Terbuka (KPS UT)

INFINITNEWS.ID - Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Terbuka (KPS UT) merayakan hari jadi pertama. Selama setahun, organisasi ini telah menyelesaikan 12 program kerja dan mengembangkan sejumlah kolaborasi.

Ketua Umum KPS UT Aisyah Nurul Fajri, C.PS., C.PLD, mengatakan usia satu tahun menjadi momentum untuk melihat kembali proses yang telah dilalui bersama.

“Selamat Hari Jadi KPS UT yang ke-1. Satu tahun ini bagi saya bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi, tetapi tentang bagaimana kita tumbuh bersama dan membuktikan bahwa sebuah gagasan dapat menjadi sesuatu yang nyata ketika dikerjakan dengan ketulusan dan kebersamaan,” kata Aisyah di Jakarta, Kamis (17/9)

Baca Juga: 2 HP Penumpang di KRL Terbakar, Begini Kronologinya

Dia menyebut KPS UT telah menjalankan 12 program kerja serta membangun kerja sama dengan pihak internal dan eksternal kampus.

Salah satu kegiatan yang dikembangkan adalah Internal Moot Court (IMC). Program tersebut dimulai dari kegiatan awal di internal komunitas, kemudian berkembang menjadi IMC Jakarta dan dilanjutkan melalui IMC II di Jawa Timur.

KPS UT juga mengirimkan delegasi observer dalam NMCC Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Jakarta. Selain itu, organisasi tersebut sedang berproses mengikuti Piala Jaksa Agung Fakultas Hukum Universitas Pancasila dan Bulaksumur 7 Universitas Gadjah Mada.

Komunitas Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Terbuka bersama UI, UB, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Univ Pancasila, Untirta (KPS UT)

KPS UT juga mulai membangun kerja sama dengan sejumlah aparat penegak hukum.

Aisyah mengatakan, pencapaian tersebut tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga oleh para anggota yang ikut terlibat dalam prosesnya.

“Hal yang paling saya syukuri adalah orang-orang yang ada di dalamnya, mereka yang mau meluangkan waktu, belajar, membantu, mencoba, bahkan bertahan ketika prosesnya tidak selalu mudah,” ujarnya.

Baca Juga: Viral Pria Tendang Wanita hingga Terpental di Mal Senayan City, Polisi Turun Tangan

Menurut Aisyah, KPS UT bukan organisasi yang dituntut selalu sempurna. Komunitas tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anggotanya untuk belajar, mencoba hal baru, dan berkembang bersama.

“Bagi saya, KPS UT bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang menjadi ruang bagi kita untuk belajar, berani mencoba, dan tumbuh bersama,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fadillah Azrah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Siapkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 | 15:45 WIB