INFINITNEWS.ID - KAI Commuter menelusuri penumpang KRL Commuter Line yang diduga buang air besar (BAB) di dalam kereta relasi Bogor-Jakarta pada Jumat (11/9). Penelusuran dilakukan setelah petugas menemukan kotoran di lantai kereta.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, kotoran tersebut ditemukan di KRL Commuter Line Nomor 1397A yang sedang melayani perjalanan dari Bogor menuju Jakarta.
“Saat ini petugas terkait masih mendalami kejadian tersebut dengan mengumpulkan informasi-informasi yang ada dan melakukan pengecekan CCTV,” ujar Karina dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9).
Baca Juga: BMKG Perbarui Gempa Kepulauan Seribu Jadi M 6,5, Terasa sampai Padang
Karina mengatakan, KAI Commuter mengecam perilaku pengguna yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan selama menggunakan transportasi publik.
Pihaknya juga memastikan akan menindak tegas pengguna yang terbukti melakukan tindakan tersebut dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain.
“KAI juga mengecam keras atas perilaku salah satu pengguna Commuter Line yang tidak menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta,” katanya.
Setelah kotoran ditemukan, petugas kebersihan yang berada di dalam KRL Nomor 1397A langsung melakukan pembersihan. Langkah itu dilakukan agar kondisi kereta kembali bersih dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang selama perjalanan.
KAI Commuter mengingatkan seluruh pengguna untuk mematuhi aturan, menjaga kebersihan, serta menghormati penumpang lain.
Baca Juga: Daryono Jelaskan Fenomena Gempa Deep Focus di Laut Jawa dan Pola Guncangannya
Karina juga mengimbau penumpang yang membutuhkan fasilitas toilet untuk menggunakannya sebelum melanjutkan perjalanan.
“KAI Commuter mengimbau penumpang yang membutuhkan fasilitas toilet untuk menggunakannya sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar dia.
Menurut KAI Commuter, fasilitas toilet tersedia di seluruh stasiun dan ditempatkan pada lokasi yang mudah diakses pengguna.
Karena itu, penumpang diminta memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kebersihan, kenyamanan, maupun ketertiban di dalam kereta.
Artikel Terkait
Sejumlah Pemuda Tidur di Pinggir Jalan Lenteng Agung, Diduga Usai Konsumsi Miras
Pramono Harap Kafilah DKI Raih Juara MTQ Nasional 2026 di Semarang
Pramono Ajak The Jakmania Jaga Sportivitas Jelang Persija Vs Persib di GBK
Kanye West Konser Perdana di Jakarta 24 Oktober, FLOQ Siapkan 40 Tiket Pelanggan
Perjalanan Commuter Line Kembali Normal Pascagempa M 5,9